PVP · 7 BABAK
Apakah hasil yang baik dapat membenarkan tindakan yang secara moral salah?
BABAK 1
Pembukaan
Kenapa menurut gua boleh? Karena moral menurut gua itu tergantung, kita bisa bilang bahwa bunuh orang salah, lantas kalau kita bunuh orang yang sudah membunuh orang tua kita apakah itu tetap salah?, dulu jika seseorang membunuh, dibalas dengan kematian, tapi sekarang hukum dapat di manipulasi, banyak kepura puraan dan korban tetap sakit hati, karena dia rugi karena orang tuanya dibunuh dan penjahat nya juga tidak dibalas, moral itu perspektif, kalau di dunia yang damai membunuh dilarang, tapi kalau lagi perang maka membunuh di perolehan, makanya menurut saya boleh, jika hasil nya baik gitu
Jika menurut mu moral itu tergantung jika hasilnya baik, maka pencurian dan kriminalitas lainnya juga kamu anggap baik? Karena bagi mereka hasil dari kriminalitas yang mereka lakukan itu baik bagi diri mereka sendiri.
BOOM! Kubu Kontra melayangkan serangan balik mematikan yang langsung meruntuhkan benteng moral Kubu Pro dengan analogi kriminalitas yang telak! Tapi jangan ke mana-mana, pemirsa, karena drama baru saja dimulai di atas panggung panas ini! Siapkan popcorn kalian untuk Babak Kedua yang pasti bakal lebih membara!
Lihat penilaian rinci
BABAK 2
Tanya-Jawab
Baik itu tetap tergantung perspektif masing masing, yang saya yakini baik adalah "baik yang justru menguntungkan orang lain", kita tau bahwa mencuri itu jahat, maka kalau begitu apakah kamu akan menghukum anak kecil yang mencuri roti dan diberikan kepada ibunya yang sedang sakit?, apakah hukuman nya akan sama dengan yang mencuri roti untuk menguntungkan diri nya sendiri? Menurut saya baik itu perspektif aja, dan pandangan saya jika hasilnya baik, maka masi dapat dipertimbangkan.
Baik mungkin memang berbeda di setiap pandangan orang, namun semisal jika seorang anak mencuri untuk ibundanya yang sedang sakit, tentunya tetap salah.
OH LIHAT ITU! Kubu Pro melepaskan umpan lambung emosional lewat analogi anak pencuri roti yang sukses mengoyak pertahanan emosi penonton! Sementara itu, Kontra bermain terlalu kaku dan gagal menepis argumen moralitas situasional tersebut! Siap-siap, pemirsa, babak penutup akan menjadi pertarungan mati-matian yang membakar panggung!
Lihat penilaian rinci
BABAK 3
Sanggahan
Maka disitulah guna nya polisi, guna nya pemerintah, mungkin dengan cara itu pemerintah bisa sadar bahwa rakyat nya kekurangan, dan akan membantu si anak kecil itu dan si penjual roti, karena pada dasarnya anak kecil itu mencuri karena tidak ada pilihan lain, bukan karena ada pilihan, harusnya yang kamu garis bawahi adalah dimana posisi pemerintah atau keadilan di suatu negeri tersebut, karena ini termasuk rakyat yang tidak mampu, mungkin agak berbelit, tapi menurut ku salah kalau kita malah fokus ke keselahan anak kecil nya.
Nah berdasarkan perspektif anda, kriminalitas tidak akan berpengaruh ke moralitas jika hasilnya baik. Lalu bagaimana jika misalkan anda menjadi penjual roti yang di curi oleh anak itu, roti yang akan dapat membuat keluarga anda melangsungkan hidup.
BOOM! Serangan balik yang mematikan dari kubu Kontra! Membawa kasus ini langsung ke sudut pandang si penjual roti adalah sebuah pukulan telak yang membuat kubu Pro kocar-kacir! Kubu Pro mencoba mengalihkan isu ke kegagalan pemerintah, tapi pertahanan moral mereka jebol di lini depan! Siapakah yang akan merebut trofi kemenangan di babak penentuan?! Jangan ke mana-mana, tetap di kursi panas arena debat!
Lihat penilaian rinci
BABAK 4
Balasan
Susah mana udah azan lagi
Sholat dlu sanaa, ak juga mau makan dlu :3
Gila, gila, GILA! Pertandingan debat paling religius dan santai dalam sejarah semesta! Kedua debater memutuskan untuk melempar handuk dan memilih panggilan iman serta perut lapar ketimbang adu argumen moral filosofis yang berat! Siapa yang akan kembali ke podium setelah panggilan azan dan makan siang ini? Jangan ke mana-mana, saksikan terus babak penentuan yang bakal bikin panggung ini terbakar!
Lihat penilaian rinci
Ringkasan pertandingan
Fatar menang via WO. Bianca #2 kehabisan waktu di gilirannya.